Oleh: Putri Syifa Amelia
![]() |
| Jenis-Jenis Jalan Rusak di Indonesia. (Foto:
Okezone.com) JAKARTA
- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan bahwa
kondisi jalanan pasti mengalami kerusakan. Meski jalanan tersebut sudah melalui
proses pengerasan dan sebagainya.
Mengutip
dari laman Instagram @pupr_binamarga, berikut empat jenis kerusakan jalan dan
penyebabnya:
1.
Kerusakan Jalan Lubang (Potholes) Kerusakan
ini akan membuat jalan berlubang seperti mangkok dan membuat air tergenang.
Penyebabnya karena drainase jelek yang
menyebabkan pelapukan aspal. Demikian dikutip dari Instagram 2.
Kerusakan Jalan Alur (Rutting) Kerusakan
ini terjadi pada lintasan roda sejajar dengan as jalan dan akan membentuk alur. Penyebabnya
bisa karena ketebalan lapisan permukaan yang tidak mencukupi untuk menahan
beban lalu lintas. 3.
Kerusakan Jalan Kegemukan (Bleeding) Kerusakan
ini dapat kita ketahui dengan terlihatnya lapisan tipis aspal (tanpa agregat)
pada permukaan perkerasan. Penyebabnya karena penggunaan aspal yang tidak
merata. 4.
Kerusakan Jalan Retak (Cracking) Keretakan
jalan adalah jenis kerusakan jalan yang paling sering kita temui. Kerusakan ini
disebabkan oleh banyak hal, di antaranya masalah drainase, pondasi jalan yang
kurang stabil, hingga terdapat akar pohon di bawah lapisan perkerasakan. Ada
beberapa jenis retak, Aligator Cracking, Block Cracking, Edge Cracking, Joint
Reflection Cracking dan Longitudinal/Transverse Cracking
Itu
dia beberapa jenis kerusakan jalan dan penyebabnya. Jalanan yang sering rusak
tentunya akan memakan anggaran dana lebih untuk perbaikan jalan.
(PSA) TULISAN
INI TELAH DIPUBLIKASI DI OKEZONE FINANCE |

Komentar
Posting Komentar
Mari berkomentar dengan santun dan bijak