Langsung ke konten utama

Musik dan Pengaruhnya terhadap Mood hingga Kesehatan Mental


Oleh: Putri Syifa Amelia

Saudara saya yang sedang mendengarkan musik sepulang kerja. Foto: Putri Syifa Amelia


Siapa yang suka mendengarkan musik? Apakah kalian termasuk pecinta musik? Saat ini hampir semua orang suka mendengarkan musik, bahkan seperti sudah menjadi bagian dari rutinitas dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saya yang mengetik ini sembari mendengarkan musik.
Namun, tahukah kalian, musik sangat mempengaruhi mood bahkan hingga kesehatan mental kita lho! Kenapa bisa seperti itu ya? Yuk kita bahas.

Musik, Mood, dan Kesehatan Mental

Ilustrasi mendengarkan musik saat hujan. Foto: goffkein.pro/Shutterstock

Sebelumnya mari kita ketahui dulu apa itu musik, mood dan kesehatan mental. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), musik adalah ilmu atau seni menyusun nada atau suara dalam urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan.
Kata musik sendiri berasal dari bahasa Yunani mousikos yang melambangkan dewa keindahan serta menguasai bidang seni dan keilmuan. Jadi musik yang selalu kita dengarkan berasal dari susunan nada yang menyatu sehingga terdengar indah di telinga kita.
Kemudian mood atau suasana hati dalam psikologi adalah keadaan afektif atau emosi yang timbul sementara. Berbeda dengan emosi atau perasaan, mood ini tidak spesifik, tidak intens, dan kecil kemungkinannya terprovokasi atau dipicu oleh stimulus (rangsangan) akibat peristiwa tertentu. Mood memiliki valensi positif (good mood) atau negatif (bad mood). Seperti saya saat menulis ini sedang dalam good mood.

Terakhir apa itu kesehatan mental? Mental sendiri adalah hal-hal yang berkaitan dengan jiwa, batin dan watak manusia. Maka kesehatan mental dapat dikatakan suatu kondisi di mana kita dapat mengelola jiwa, batin, dan watak dalam diri kita dengan baik serta mampu mengatasi segala tekanan.
Sehingga, kita bisa menjadi produktif dan merasakan kesejahteraan. Misalnya saja saat ini saya dalam keadaan mental yang sehat sehingga dapat produktif membuat tulisan ini dan saya merasa sejahtera.

Pengaruh Musik terhadap Mood dan Kesehatan Mental

Ilustrasi mendengarkan musik saat hujan. Foto: Antonio Guillem/Shutterstock

Sedangkan menurut McGill dari University of Montreal, mendengarkan musik bisa mempengaruhi mood khususnya para remaja, sebab musik membuat tubuh menghasilkan hormon dopamine. Dopamine yang meningkat pada otak memberikan rasa senang bagi kita para pendengarnya. Bahkan genre musik yang berbeda memberikan mood yang berbeda pula.
Pengaruh musik terhadap mood dan kesehatan mental ini telah banyak dibuktikan oleh berbagai penelitian. Sebuah studi yang diterbitkan pada Journal of Positive Psychology mengungkapkan bahwa orang-orang yang mendengarkan musik ceria merasa suasana hati mereka lebih baik dari sebelumnya

Seperti misal, saat saya mengetik ini, saya sedang mendengarkan musik pop dengan nada cathy dan fun sehingga membuat suasana damai dan membuat saya merasa bersemangat mengerjakannya.
Sebaliknya, sehari sebelumnya saya dan teman-teman mendengarkan lagu metal rock sehingga membuat suasana menjadi ramai dan panas serta membuat kami merasa penuh semangat dan berapi-api meluapkan emosi. Hal ini hanya contoh kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Ada pula contoh pengaruh musik terhadap mood dan kesehatan mental dalam jangka panjang. Jangka panjang ini sampai mempengaruhi pola keseharian dan menjadikan musik sebagai bagian dari hidup mereka.
Seperti salah seorang teman saya bernama Amel, seorang mahasiswa, yang merasa tertolong berkat musik yang ia dengarkan. Dirinya sangat menyukai musik-musik yang dinyanyikan oleh sebuah band asal Korea Selatan, BTS. Baginya, musik BTS seperti 'penyelamat'.
"Aku merasa perlu mendengarkan musik BTS setiap harinya. Rasanya seperti ada tempat bersandar. Musik mereka membuat aku merasa tenang, damai dan aman. Seolah ada yang memelukku dan berkata 'semua baik-baik saja'. Musik mereka adalah moodbooster ku, penyelamatku," ungkap Amel.

Ada pula contoh teman saya, bernama Ragil, seorang pekerja, dirinya sangat menyukai Metallica. Menurutnya lagu-lagu rock yang dinyanyikan Metallica membantunya mengungkapkan emosi yang ada dalam dirinya karena rasa lelah bekerja. Sehingga setelah mendengarkannya, dirinya akan kembali bersemangat dan memiliki energi untuk beraktivitas di hari yang baru.

"Pokoknya setiap berangkat kerja, pulang kerja, wajib dengerin Metallica. Musik mereka bikin aku jadi good mood dan semangat. Rasanya ada yang kurang kalau sehari aja nggak mendengarkan," jelas Ragil.
Dari contoh-contoh yang telah saya jelaskan, pada dasarnya baik musik dengan nada senang nan lembut, sedih nan mendayu ataupun bersemangat berapi-api, semuanya dapat mempengaruhi afeksi terhadap diri kita. Lebih lanjut, musik dapat memberikan pengaruh terhadap dimensi afeksi, kognisi, serta perilaku kita. Musik dapat membuat kita merasa senang, sedih, dan bahkan marah. Kemudian mood tersebut menjadi mempengaruhi kesehatan mental kita. Hati menjadi tentram, damai dan lega sehingga kita menjadi sejahtera dan menjadi produktif.
Lalu, bagaimana kisah kalian dengan musik?

TELAH DIPUBLIKASI DI KUMPARAN, KLIK WARTA DAN DEPOK POS

Komentar

Posting Komentar

Mari berkomentar dengan santun dan bijak

Postingan populer dari blog ini

Usai Kena Sanksi, Wakabem PNJ Akan Memperbaiki Kinerja

 Oleh: Putri Syifa Amelia Surat Keputusan Sanksi Wakabem PNJ 2022. Sumber: https://bit.ly/SKSanksiWakilBEM2022 Depok - Pada Sabtu (23/07/22), Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (MPM PNJ) mengadakan sidang istimewa terhadap Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (Wakabem) PNJ, yakni Anggita Hutami. Berdasarkan Surat Keputusan MPM PNJ Nomor 6/SK/MPM PNJ/VII/2022, diketahui bahwa Wakabem PNJ telah mangkir dari beberapa agenda dan melanggar pasal-pasal PAKEMA, AD/ART IKM PNJ, serta ketetapan MPM sehingga berhak untuk dijatuhi sanksi. Adapun sanksi yang diberikan yaitu Anggita wajib melakukan permintaan maaf secara terbuka kepada anggota pengurus BEM PNJ dan IKM PNJ melalui media online pribadi dan secara langsung selambat-lambatnya 2x24 jam. Selain itu, apabila Anggita tidak dapat memperbaiki kinerjanya, MPM PNJ berhak mencabut mandat Wakabem PNJ secara tidak hormat. “Saya sudah memenuhi panggilan dan menjalankan sidang sesuai prosedur pihak MPM dan dihadiri ole...

Jenis-Jenis Jalan Rusak dan Penyebabnya

 Oleh: Putri Syifa Amelia Jenis-Jenis Jalan Rusak di Indonesia. (Foto: Okezone.com) JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan bahwa kondisi jalanan pasti mengalami kerusakan. Meski jalanan tersebut sudah melalui proses pengerasan dan sebagainya.   Mengutip dari laman Instagram @pupr_binamarga, berikut empat jenis kerusakan jalan dan penyebabnya:   1. Kerusakan Jalan Lubang (Potholes) Kerusakan ini akan membuat jalan berlubang seperti mangkok dan membuat air tergenang. Penyebabnya karena drainase jelek yang menyebabkan pelapukan aspal. Demikian dikutip dari Instagram 2. Kerusakan Jalan Alur (Rutting) Kerusakan ini terjadi pada lintasan roda sejajar dengan as jalan dan akan membentuk alur. Penyebabnya bisa karena ketebalan lapisan permukaan yang tidak mencukupi untuk menahan beban lalu lintas. 3. Kerusakan Jalan Kegemukan (Bleeding) Kerusakan ini dapat kita ketahui dengan terlihatnya lapisan tipis aspal (tanpa agreg...

Kelola Dana Haji, Investasi ke Mana?

Oleh: Putri Syifa Amelia Kelola Dana Haji. (Foto: Okezone.com/Reuters) JAKARTA - Indonesia selalu mendapat kuota haji yang besar tiap tahunnya. Pengelolaan dana haji pun selalu menjadi pertanyaan. Menurut Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dengan melakukan investasi di dalam maupun luar negeri, akan memberikan banyak manfaat dalam pengelolaan biaya haji. Anggota Dewan Pengawas BPKH Heru Muara Sidik mengatakan bahwa pengelolaan dana haji telah diatur oleh undang-undang 34 tahun 2014. Undang-undang tersebut merincikan bagaimana penghimpunan, penempatan, investasi di surat berharga dan emas, serta investasi langsung lainnya. Untuk menjamin likuditas dana haji dua kali sejak tahun lalu, Heru menjelaskan bahwa komposisi investasi yang dilakukan telah diatur. "Misalkan kaya tahun ini. Di mana tahun lalu kita sudah mengeluarkan Rp18 triliun satu pemberangkatan. Dan kita menetapkan likuiditas limitnya itu Rp36 triliun tapi biasanya itu minimal," katanya dalam Market Review IDX C...