Langsung ke konten utama

Closing Ceremony BFEST 2021: Miniatur Wirausaha Mahasiswa

Oleh: Putri Syifa Amelia 

Panitia BFEST 2021. Foto: Candra Andrean

Depok - Closing Ceremony Business Festival 2021 (BFEST) Prodi Administrasi Bisnis Terapan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) sukses digelar pada Minggu (10/1). Mengusung tema “Empowering Your Enterpreneurship Passion”, festival ini menyediakan berbagai tenant dan ada kategori produk baru dibanding tahun sebelumnya.

Tiga kategori produk baru tersebut adalah Food and Beverages, Fashion and Accessories, dan Health and Body Care. Produk-produk tersebut dapat dilihat dan dibeli melalui website yang disediakan oleh panitia BFEST 2021.


Acara yang diadakan di Mini Convention PNJ, secara resmi dibuka oleh Dr. Dra. Lis Mariam, M.Si, selaku Ketua Jurusan Administrasi Niaga PNJ. Kemudian, dilanjutkan dengan talkshow yang diisi oleh pembicara Alberto Dhammavirya dan Sonia Basil mengenai tips berwirausaha di era pandemi dengan memanfaatkan media digital.


“Menurut saya, acara BFEST 2021 masih tetap meriah dan hal yang didapatkan dari mahasiswa sangat bagus untuk bekal nanti setelah lulus. Semoga wirausaha yang telah dijalankan selama sebulan ini, dapat dijalankan juga setelah lulus, bahkan bisa dikembangkan menjadi lebih besar. Karena BFEST ini adalah miniatur untuk kita berwirausaha,” jelas Vier Saujana, selaku moderator Closing Ceremony Festival BFEST 2021.


Tak hanya itu, penampilan spesial dari Teriak, Okta Vyona, AEGIS, Dalang serta Lintang Ariani sukses menambah kemeriahan acara ini. BFEST 2021 ditutup dengan pembacaan pemenang dari kategori Tenants Penjualan Terbanyak, Bizz Foto Review Product, dan Bizz Video Review Product.
“Harapan aku sebagai Project Officer BFEST 2021 kepada teman-teman dan adik-adik BFEST tahun 2022 pastinya semoga dapat memberikan impact yang jauh lebih besar lagi, bukan hanya di kampus PNJ, tetapi di luar kampus. Ke depannya, semoga di BFEST 2022 ini dapat memberikan impact ke mahasiswa-mahasiswa se-Jabodetabek, bahkan bisa se-Indonesia,” pungkas Michelle MaharanI.


(PSA)


TULISAN TELAH DIPUBLIKASI DI GEMAGAZINE PNJ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Usai Kena Sanksi, Wakabem PNJ Akan Memperbaiki Kinerja

 Oleh: Putri Syifa Amelia Surat Keputusan Sanksi Wakabem PNJ 2022. Sumber: https://bit.ly/SKSanksiWakilBEM2022 Depok - Pada Sabtu (23/07/22), Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (MPM PNJ) mengadakan sidang istimewa terhadap Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (Wakabem) PNJ, yakni Anggita Hutami. Berdasarkan Surat Keputusan MPM PNJ Nomor 6/SK/MPM PNJ/VII/2022, diketahui bahwa Wakabem PNJ telah mangkir dari beberapa agenda dan melanggar pasal-pasal PAKEMA, AD/ART IKM PNJ, serta ketetapan MPM sehingga berhak untuk dijatuhi sanksi. Adapun sanksi yang diberikan yaitu Anggita wajib melakukan permintaan maaf secara terbuka kepada anggota pengurus BEM PNJ dan IKM PNJ melalui media online pribadi dan secara langsung selambat-lambatnya 2x24 jam. Selain itu, apabila Anggita tidak dapat memperbaiki kinerjanya, MPM PNJ berhak mencabut mandat Wakabem PNJ secara tidak hormat. “Saya sudah memenuhi panggilan dan menjalankan sidang sesuai prosedur pihak MPM dan dihadiri ole...

Jenis-Jenis Jalan Rusak dan Penyebabnya

 Oleh: Putri Syifa Amelia Jenis-Jenis Jalan Rusak di Indonesia. (Foto: Okezone.com) JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan bahwa kondisi jalanan pasti mengalami kerusakan. Meski jalanan tersebut sudah melalui proses pengerasan dan sebagainya.   Mengutip dari laman Instagram @pupr_binamarga, berikut empat jenis kerusakan jalan dan penyebabnya:   1. Kerusakan Jalan Lubang (Potholes) Kerusakan ini akan membuat jalan berlubang seperti mangkok dan membuat air tergenang. Penyebabnya karena drainase jelek yang menyebabkan pelapukan aspal. Demikian dikutip dari Instagram 2. Kerusakan Jalan Alur (Rutting) Kerusakan ini terjadi pada lintasan roda sejajar dengan as jalan dan akan membentuk alur. Penyebabnya bisa karena ketebalan lapisan permukaan yang tidak mencukupi untuk menahan beban lalu lintas. 3. Kerusakan Jalan Kegemukan (Bleeding) Kerusakan ini dapat kita ketahui dengan terlihatnya lapisan tipis aspal (tanpa agreg...

Kelola Dana Haji, Investasi ke Mana?

Oleh: Putri Syifa Amelia Kelola Dana Haji. (Foto: Okezone.com/Reuters) JAKARTA - Indonesia selalu mendapat kuota haji yang besar tiap tahunnya. Pengelolaan dana haji pun selalu menjadi pertanyaan. Menurut Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dengan melakukan investasi di dalam maupun luar negeri, akan memberikan banyak manfaat dalam pengelolaan biaya haji. Anggota Dewan Pengawas BPKH Heru Muara Sidik mengatakan bahwa pengelolaan dana haji telah diatur oleh undang-undang 34 tahun 2014. Undang-undang tersebut merincikan bagaimana penghimpunan, penempatan, investasi di surat berharga dan emas, serta investasi langsung lainnya. Untuk menjamin likuditas dana haji dua kali sejak tahun lalu, Heru menjelaskan bahwa komposisi investasi yang dilakukan telah diatur. "Misalkan kaya tahun ini. Di mana tahun lalu kita sudah mengeluarkan Rp18 triliun satu pemberangkatan. Dan kita menetapkan likuiditas limitnya itu Rp36 triliun tapi biasanya itu minimal," katanya dalam Market Review IDX C...