Langsung ke konten utama

Dedikasi Tinggi Jurnalis, Antara Kebenaran dan Pengorbanan


Oleh: Putri Syifa Amelia

Jurnalis di Perang Gaza | Press Freedom Group


Ketika kau tak tahu apa yang sedang terjadi, dia hadir menyampaikan. Ketika kau tak tahu apakah berita tersebut benar ataukah palsu, dia hadir memberitahu kebenaran. Dia adalah seorang yang kau tak perlu takut akan memihak. Dialah salah satu dari keempat pilar demokrasi. Dialah, pers.


Dunia selalu mengalami banyak hal. Setiap hari, akan selalu ada peristiwa baru yang terjadi, setiap jam, setiap menit, setiap detik. Lantas bagaimana kita dapat mengetahui semua itu? Disinilah pers hadir berperan penting sebagai mata dan telinga bagi kita para masyarakat.


Pers atau disebut juga jurnalis, ialah sosok yang selalu mencari tahu akan semua hal yang terjadi. Jurnalis akan mencari bahan berita dari sumber-sumber yang terpercaya demi memastikan kebenaran berita yang akan mereka sampaikan. Kemudian, semua bahan berita tersebut akan dikelola dengan sedemikian rupa agar bisa tersampaikan dengan baik bagi para pembacanya. Sebab jurnalis akan selalu menyampaikan berita kebenaran.


Jurnalis seringkali dianggap remeh. Padahal sesungguhnya tugas yang diemban seorang jurnalis sangatlah berat dan penuh bahaya. 


Kebenaran atau Keamanan

Jurnalis Palestina, Samar Abu Elouf yang meliput pemboman Israel di Gaza yang membuatnya lebih bertekad untuk meliput cerita [Dok. Samar Abu Elouf Via Al Jazeera](Dok. Samar Abu Elouf Via Al Jazeera)

Seorang jurnalis akan sering mengalami situasi yang berbahaya. Bahkan bisa jadi pertaruhan antara hidup dan mati. Hal tersebut sebab berita yang mereka sampaikan seringkali bersifat rahasia, atau bersangkutan dengan orang-orang berpengaruh. 


Tak jarang jurnalis juga akan meliput ke tempat-tempat yang berbahaya, seperti liputan di medan perang, tempat terjadinya bencana alam dan sebagainya. Nyawa seorang jurnalis seringkali berada diujung tanduk.


Jika sudah begitu, jurnalis akan dihadapkan oleh pilihan ingin sampaikan kebenaran atau keselamatan diri?


Namun, jurnalis pada akhirnya akan mengambil risiko tersebut. Sebab, siapa lagi yang akan sampaikan kebenaran kepada masyarakat jika bukan mereka? Hanya jurnalis lah yang mampu mengemban tugas tersebut.


Kita ambil contoh para jurnalis di jalur Gaza. Tiap detiknya nyawa mereka terancam. Namun, mereka semua tak gentar untuk tetap menyampaikan kebenaran akan apa yang sebenarnya terjadi. Mereka tetap terus menyampaikan semua kekejaman yang mereka alami, demi menyampaikan kebenaran kepada masyarakat dunia.


Atau, perlu kita ingat kembali para jurnalis tanah air yang dianiaya bahkan  dibunuh sebab sampaikan kebenaran. Bahkan, masih ada jurnalis yang “menghilang” tak ada kabar. Mereka dianggap sebagai ancaman. Namun, mereka tetap dengan gagah berani menyampaikan kebenaran. 


Begitu kuatnya tekad mereka hingga berani dan rela bertaruh nyawa. Semua demi menyampaikan kebenaran.



Berburu Dengan Waktu

Kini, informasi semakin mudah dan cepat tersebar. Banyak diantara informasi tersebut adalah palsu. Memastikan mana informasi yang benar, inilah yang menjadi tantangan baru para jurnalis. 


Teknologi yang semakin berkembang kini menghadirkan media online. Para jurnalis kini berburu dengan waktu untuk membuat berita bersamaan dengan waktu kejadian. Mereka dituntut untuk bisa membuat berita secara cepat dan tepat namun tetap sesuai fakta.


Apalagi dengan semakin maraknya berita hoax, para jurnalis lah yang harus memberitahu kebenarannya. Persaingan antarmedia pun semakin memacu kecepatan terbitnya suatu berita. Telat sedetik saja, maka bisa jadi akan kalah cepat dengan media saingan


Jurnalis Sang Tombak Demokrasi

Maka, sampailah kita pada kesimpulan. Peran jurnalis begitu penting bagi keberlangsungan demokrasi kita. Peran yang dipikulnya begitu besar. Tantangan yang dilewati pun begitu sulit.


Para jurnalis, ialah suatu profesi yang amat mulia ketika dilakukan di jalan yang benar. Kebenaran yang terungkap hanya bisa didapatkan dari seorang jurnalis yang jujur dan bertanggung jawab.


Dedikasi jurnalis ini haruslah kita hormati dan hargai setinggi-tingginya. Janganlah lagi kita menganggap remeh pekerjaan seorang jurnalis.  Hidup jurnalis, adalah hidupnya kebebasan berpendapat bagi kita semua.


Keyword:

#jurnalis, #berita, #kebenaran


Komentar

  1. Great information, thank you✨

    BalasHapus
    Balasan
    1. Your welcome, hope that's can help you to know more about journalism 💓

      Hapus
  2. Respect buat para jurnalis, kalian keren banget

    BalasHapus
  3. Buat para jurnalis ,kalian emg sekeren itu!!

    BalasHapus
  4. Izin untuk dijadikan bahan cuitan 🙏🏼

    BalasHapus

Posting Komentar

Mari berkomentar dengan santun dan bijak

Postingan populer dari blog ini

Usai Kena Sanksi, Wakabem PNJ Akan Memperbaiki Kinerja

 Oleh: Putri Syifa Amelia Surat Keputusan Sanksi Wakabem PNJ 2022. Sumber: https://bit.ly/SKSanksiWakilBEM2022 Depok - Pada Sabtu (23/07/22), Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (MPM PNJ) mengadakan sidang istimewa terhadap Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (Wakabem) PNJ, yakni Anggita Hutami. Berdasarkan Surat Keputusan MPM PNJ Nomor 6/SK/MPM PNJ/VII/2022, diketahui bahwa Wakabem PNJ telah mangkir dari beberapa agenda dan melanggar pasal-pasal PAKEMA, AD/ART IKM PNJ, serta ketetapan MPM sehingga berhak untuk dijatuhi sanksi. Adapun sanksi yang diberikan yaitu Anggita wajib melakukan permintaan maaf secara terbuka kepada anggota pengurus BEM PNJ dan IKM PNJ melalui media online pribadi dan secara langsung selambat-lambatnya 2x24 jam. Selain itu, apabila Anggita tidak dapat memperbaiki kinerjanya, MPM PNJ berhak mencabut mandat Wakabem PNJ secara tidak hormat. “Saya sudah memenuhi panggilan dan menjalankan sidang sesuai prosedur pihak MPM dan dihadiri ole...

Jenis-Jenis Jalan Rusak dan Penyebabnya

 Oleh: Putri Syifa Amelia Jenis-Jenis Jalan Rusak di Indonesia. (Foto: Okezone.com) JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan bahwa kondisi jalanan pasti mengalami kerusakan. Meski jalanan tersebut sudah melalui proses pengerasan dan sebagainya.   Mengutip dari laman Instagram @pupr_binamarga, berikut empat jenis kerusakan jalan dan penyebabnya:   1. Kerusakan Jalan Lubang (Potholes) Kerusakan ini akan membuat jalan berlubang seperti mangkok dan membuat air tergenang. Penyebabnya karena drainase jelek yang menyebabkan pelapukan aspal. Demikian dikutip dari Instagram 2. Kerusakan Jalan Alur (Rutting) Kerusakan ini terjadi pada lintasan roda sejajar dengan as jalan dan akan membentuk alur. Penyebabnya bisa karena ketebalan lapisan permukaan yang tidak mencukupi untuk menahan beban lalu lintas. 3. Kerusakan Jalan Kegemukan (Bleeding) Kerusakan ini dapat kita ketahui dengan terlihatnya lapisan tipis aspal (tanpa agreg...

Kelola Dana Haji, Investasi ke Mana?

Oleh: Putri Syifa Amelia Kelola Dana Haji. (Foto: Okezone.com/Reuters) JAKARTA - Indonesia selalu mendapat kuota haji yang besar tiap tahunnya. Pengelolaan dana haji pun selalu menjadi pertanyaan. Menurut Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dengan melakukan investasi di dalam maupun luar negeri, akan memberikan banyak manfaat dalam pengelolaan biaya haji. Anggota Dewan Pengawas BPKH Heru Muara Sidik mengatakan bahwa pengelolaan dana haji telah diatur oleh undang-undang 34 tahun 2014. Undang-undang tersebut merincikan bagaimana penghimpunan, penempatan, investasi di surat berharga dan emas, serta investasi langsung lainnya. Untuk menjamin likuditas dana haji dua kali sejak tahun lalu, Heru menjelaskan bahwa komposisi investasi yang dilakukan telah diatur. "Misalkan kaya tahun ini. Di mana tahun lalu kita sudah mengeluarkan Rp18 triliun satu pemberangkatan. Dan kita menetapkan likuiditas limitnya itu Rp36 triliun tapi biasanya itu minimal," katanya dalam Market Review IDX C...